Obsidian's Oath 01 2019
Medium
Tinta India di atas kertas.
Dimensi
30 x 42 cm.
Kategori
Secara harfiah, obsidian adalah semacam gelas hasil pembekuan magma yang terlalu cepat di dalam bumi maupun permukaan bumi. Biasanya warnanya hitam pekat, permukaannya licin, dan teksturnya berbentuk himpunan lingkaran konsentrik. Berbagai masyarakat asli di berbagai kawasan bumi menggunakan obsidian sebagai, antara lain, mata tombak, proyektil, pisau bedah, dan batu perhiasan. Saya membayangkan berbagai sifat alamiah dan berbagai penggunaan obsidian tersebut, “menerjemahkan”-nya secara sangat bebas dan membenamkannya ke dalam kuasi-kaligrafi (mungkin kaligrafi Cina atau Jepang yang tidak dapat lagi disebut kaligrafi karena telah saya rusakkan teknik dan bentuknya). Di bawah judul “Obsidian’s Oath” (“Sumpah si Obdisidian”), si gelas magmatik mencoba melawan segala apa yang telah dinisbatkan oleh alam dan dilekatkan oleh umat manusia kepadanya. Ia menempuh metamorfosisnya dari sebuah benda menjadi sebuah perlambang. Tampaknya metamorfosis ini sia-sia belaka. Ia tetap terbelenggu oleh warna hitam pekatnya. Sumpah dan niat si obsidian hanya membuat ia sebagai rupa dwimatra belaka, terutama apabila ia mencoba menimpa atau melingkupi bentuk serupa lingkaran (yang boleh jadi adalah bayang-bayang baur berbagai jenis mineral) yang berwarna merah, biru, atau ungu. Melalui si obsidian, saya mencobakan harapan lain untuk medium tinta India atau tinta Cina.