Nirwan Dewanto
l. 2019, Jakarta, DKI Jakarta.
Nirwan Dewanto telah menyelenggarakan dua pameran tunggal—Satu Setengah Mata-Mata (di Dia.Lo.Gue Artspace, Jakarta, September 2016) dan Écriture (di Yats Colony Hotel, Yogyakarta, April-Mei 2017). Kedua pameran tersebut mengetengahkan tulisan tangannya dalam berbagai media dan rerupaan yang kurang-lebih adalah malihan dari tulisan tangannya. (Belakangan hari, malihan yang bebas sama sekali dari arti tersebut dinamainya kuasi-kaligrafi.) Dalam pameran bersama Writing from the World (bersama empat seniman lain, di Greenhost Hotel, Yogyakarta, November 2017), ia mengetengahkan 12 gambar di bawah tajuk The Origin of Happiness sebagai tafsir bebas atas puisinya sendiri yang berjudul sama.
 
Sebagai sastrawan, Nirwan telah menerbitkan buku-buku, antara lain, Jantung Lebah Ratu (puisi, 2008) dan Buli-Buli Lima Kaki (puisi, 2010)—keduanya beroleh Khatulistiwa Literary Award; Satu Setengah Mata-Mata (esai, 2016); Museum of Pure Desire (puisi dalam terjemahan Inggris John McGlynn, 2017); Buku Merah (fiksi, 2017); dan Buku Jingga (fiksi, 2018), yang dipilih oleh majalah Tempo sebagai buku fiksi terbaik di tahun tersebut. []